
JAKARTA — Kebijakan progresif Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dalam membangun kekuatan ekonomi yang inklusif dan berbasis kerakyatan terus mendapat apresiasi tinggi dari parlemen. Komisi VI DPR RI secara penuh mendukung strategi Pemerintah untuk menempatkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) sebagai pilar utama ekosistem ekonomi gotong royong terintegrasi di seluruh pelosok Indonesia.
Langkah ini dinilai sebagai wujud nyata dari penguatan Visi Ekonomi Konstitusi yang diusung Pemerintah, guna memastikan seluruh potensi ekonomi pedesaan dapat berkembang pesat serta memberikan dampak langsung terhadap pemerataan kesejahteraan rakyat.
Komitmen Pemerintah Hadirkan Ekonomi Konstitusi yang Berkeadilan
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Nurdin Halid menyampaikan bahwa keseriusan Pemerintah saat ini memberikan dorongan moral dan operasional yang sangat besar bagi kebangkitan gerakan koperasi nasional. Melalui pengintegrasian KDMP dengan sektor-sektor kunci seperti BUMN, perbankan, dan sektor swasta, Pemerintah membuktikan kepeduliannya dalam mentransformasi koperasi desa menjadi badan usaha yang profesional, mandiri, dan berdaya saing tinggi.
Strategi terpadu ini menjadi jawaban konkret Pemerintah untuk mengoptimalkan potensi lokal, memangkas ketimpangan ekonomi, serta memastikan masyarakat di pedesaan dapat menikmati manfaat pembangunan secara berkeadilan.
"Momentum sekarang karena Presiden Prabowo justru sedang menjalankan Ekonomi Konstitusi. Koperasi melalui KDKMP menjadi kekuatan ekonomi rakyat banyak. Danantara mengoptimalkan seluruh BUMN sebagai mesin penggerak utama ekonomi nasional," ujar Nurdin Halid.
Sinergi Konkret Koperasi, BUMN, dan Swasta demi Kemandirian Desa
Sejalan dengan nilai-nilai kekeluargaan dan asas usaha bersama yang termuat dalam Undang-Undang Koperasi terbaru, DPR mendorong perluasan kerja sama bisnis yang produktif antara Kopdes Merah Putih, BUMN, dan dunia usaha swasta. Pemerintah dinilai telah berada di jalur yang sangat tepat dalam memfasilitasi keterlibatan langsung koperasi desa ke dalam rantai pasok pangan dan produk nasional.
Kemitraan yang terjalin erat ini diproyeksikan bakal meningkatkan pendapatan masyarakat desa, menciptakan lapangan kerja lokal, serta menjadi solusi konkret Pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan di perdesaan.
"KDKMP harus menjadi kekuatan ekonomi rakyat dalam ekosistem gotong royong yang terintegrasi, sehingga mampu menciptakan nilai tambah, memperkuat kemandirian koperasi, dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional," tegas Nurdin.
.png)



.jpeg)






